ISO 9001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang membantu organisasi meningkatkan efisiensi, kepuasan pelanggan, dan daya saing global melalui proses kerja yang terstruktur dan berbasis risiko
fgs certification merupakan lembaga sertifikasi, melayani jasa sertifikasi ISO 9001 di Indonesia
Audit based on Improvement
Hanya di fgs certification yang menerapkan audit based on improvement (audit berdasarkan peningkatan) yaitu audit yang dilakukan yang ditujukan untuk memperoleh usaha-usaha peningkatan kinerja pada setiap perusahaan yang men-sertifikasi-kan sistem manajemen mutu (ISO 9001) kepada fgs certification.
Keunggulan Utama ISO 9001 bila sertifikasi melalui Fici Global Sertifikasi (fgs certification) :
Kepuasan Pelanggan: Meningkatkan kualitas produk atau layanan agar selalu sesuai dengan kebutuhan dan harapan pelanggan.
Efisiensi Operasional: Mengurangi pemborosan, meminimalkan kesalahan kerja, dan mempercepat alur kerja melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas.
Pengambilan Keputusan Lebih Baik: Membantu manajemen membuat keputusan yang akurat dan objektif berdasarkan data nyata.
Manajemen Risiko: Mendorong pendekatan proaktif untuk mengidentifikasi, mencegah, dan mengatasi potensi masalah dalam bisnis.
Akses Pasar: Meningkatkan reputasi perusahaan dan dengan sendirinya akan meningkatkan kemampuan untuk menguasai pasar yang lebih besar.
Kinerja Karyawan: Memperjelas peran serta tanggung jawab setiap staf sehingga kerja sama tim menjadi lebih solid dan terarah.
Goal Audit: peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan
Membangun Budaya Mutu Perusahaan/Organisasi: Arah audit untuk menunjang pembangunan budaya mutu perusahaan
ISO 9001 versi 2026
ISO 9001:2026 adalah revisi terbaru dari standar Sistem Manajemen Mutu (QMS) global yang dirancang untuk memastikan organisasi secara konsisten menyediakan produk dan layanan yang memenuhi harapan pelanggan
Poin Utama dalam Revisi ISO 9001:2026
Evolusi, Bukan Revolusi: Standar ini mempertahankan fondasi dan struktur berbasis Annex SL dari versi 2015, sehingga organisasi dapat dengan mudah mengadopsi pembaruan ini tanpa harus membangun sistem dari nol.
Manajemen Risiko & Peluang: Penekanan lebih kuat pada perencanaan perubahan yang tangkas serta pemisahan yang lebih jelas antara manajemen risiko dan peluang bisnis.
Budaya dan Etika: Menyoroti pentingnya budaya mutu di seluruh lapisan organisasi dan perilaku etis dalam menjalankan proses bisnis.
Keberlanjutan: Memperhitungkan dampak perubahan iklim dan keberlanjutan jangka panjang dalam konteks operasional perusahaan.